SUMBER DAYA MANUSIA

Masalah personalia atau ketenagakerjaan sekarang ini semakin kompleks, karena manajemen harus menghadapi perubahan teknologi yang semakin cepat, pembatasan berbagai peraturan pemerintah, penyusutan supply energi dan sumberdaya lainnya, tuntutan peningkatan perhatian terhadap karyawan, persaingan antar pekerja, kemajuan serikat-serikat kerja terhadap masalah-masalah tenaga kerja dan sebagainya, yang semua ini disebabkan oleh berkembang dan majunya manajemen ilmiah yang dipelopori oleh Taylor dan kawan-kawan untuk meningkatkan prestasi kerja dan menghindari gerak-gerak yang tidak semestinya sesuai dengan teori Taylor tentang studi gerak dan waktu (Time and motion study).

Faktor-faktor organisasi yang mempengaruhi personalia antara lain tingginya tingkat pendidikan karyawan, peningkatan heterogenitas angkatan kerja, peningkatan biaya personalia dan penurunan produktivitas’) menjadikan titik perhatian dalam manajemen. Hal ini menjadi tantangan bagaimana mengelola sumberdaya manusia secara efektif dan efisien.

DEFINISI SUMBER DAYA MANUSIA

Sumber daya manusia atau biasa disingkat menjadi SDM potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi. Oleh karena itu, dalam bidang kajian psikologi, para praktisi SDM harus mengambil penjurusan industri dan organisasi.

Sebagai ilmu, SDM dipelajari dalam Manajemen Sumber Daya Manusia atau (MSDM). Dalam bidang ilmu ini, terjadi sintesa antara ilmu manajemen dan psikologi. Mengingat struktur SDM dalam industri-organisasi dipelajari oleh ilmu manajemen, sementara manusia-nya sebagai subyek pelaku adalah bidang kajian ilmu psikologi.

Ada empat hal yang penting dalam batasan manajemen yang perlu diketahui, yaitu:

1.   Adanya suatu organisasi atau lembaga atau   perusahaan.,

2.   Organisasi tersebut mempunyai tujuan tertentu yang sudah ditetapkan terlebih dahulu.

3.   Dalam organisasi tersebut bekerja sekelompok orang sebagai tenaga pekerja

4.   Perlunya pengaturan orang-orang yang bekerja sama dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu.

TUJUAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA:

Tujuan manajemen sumberdaya manusia pads prinsipnya ada dua jenis, yaitu:

1.  Production mainded, merupakan usaha-usaha pihak organisasi atau perusahaan agar para tenaga kerja bersedia memberikan prestasi yang sebesar-besarnya (mencapai produktivitas yang maksimum) ini dapat dicapai dengan melalui fungsi-fungsi manajemen yang ada dalam organisasi atau perusahaan.

2.  People mainded, mempunyai pengertian hanya dengan perhatian yang sungguh-sungguh dari pihak perusahaan kepada tenaga kerja antara lain dengan pelayanan
yang sebaik mungkin, sistem birokrasi yang pendek, kondisi pekerjaan dan
lingkungan kerja yang layak, jaminan-jaminan sosial yang layak dan sebagainya.

Sumber :

1.     PENGANTAR MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA, Moh. Abdul Mukhfi, Hadir Hudivanto, Universitas Gunadarma, Jakarta 1995.

2.     http://id.wikipedia.org